Sambut 205 Murid Baru, SMPN 1 Pringsurat Gelar MPLS Ramah Anak Berbasis Karakter dan Kebudayaan Positif
Pringsurat, 18 Juli 2026
Sebanyak 205 peserta didik baru SMP Negeri 1 Pringsurat resmi memulai perjalanan pendidikan mereka di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari kerja, terhitung mulai Senin (13/7) hingga Jumat (17/7), dirancang untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, dan ramah anak.
Pelaksanaan MPLS tahun ini didasarkan pada amanat Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026. Melalui regulasi tersebut, sekolah berkomitmen memfasilitasi proses adaptasi peserta didik baru agar dapat mengenali lingkungan sekolah, tata tertib, budaya positif, serta sarana dan prasarana sekolah secara utuh.
Kepala SMP Negeri 1 Pringsurat sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Bejo Pranoto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa MPLS merupakan fondasi awal yang sangat krusial bagi tumbuh kembang mental dan karakter peserta didik di lingkungan baru.
"MPLS bukan sekadar tradisi penyambutan, melainkan fondasi penting untuk membentuk mental, karakter, dan kenyamanan belajar anak. Kami ingin memastikan seluruh peserta didik merasa diterima, aman, dan bersemangat sejak hari pertama melangkah di SMP Negeri 1 Pringsurat," ujar Bejo Pranoto.
Pembagian Kelas dan Sasaran Peserta
Sebanyak 205 murid baru terbagi secara merata ke dalam 7 Rombongan Belajar (Rombel) kelas 7
Selain melibatkan peserta didik baru, kegiatan ini juga melibatkan orang tua/wali murid melalui sosialisasi program serta seluruh jajaran guru, tenaga kependidikan, dan pengurus OSIS sebagai pemandu kegiatan.
Materi Utama dan Kebiasaan Positif
Ketua Panitia MPLS, Slamet Priyono, S.Pd., menjelaskan bahwa susunan materi kegiatan memadukan antara materi wajib nasional dan materi pilihan berbasis kekhasan sekolah. Materi utama meliputi:
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH): Pembiasaan karakter tangguh dan berprestasi.
Budaya 5S: Internalisasi kebiasaan Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Pagi Ceria: Penyambutan siswa dengan motivasi dan energizer setiap pagi.
Etika Digital: Pembekalan bijak bermedia sosial dan perlindungan data pribadi.
Di samping itu, para siswa dibekali materi pilihan seperti edukasi Siaga Bencana (mitigasi 3B), pencegahan NAPZA, edukasi kesehatan remaja, hingga gerakan kebersihan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI.
Agenda Kegiatan Harian (13–17 Juli 2026)
Hari ke-1 (Senin, 13 Juli): Selamat Datang & Pengenalan Lingkungan — Upacara Bendera, Pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia, Wawasan Wiyata Mandala, dan Pengenalan Fasilitas Sekolah.
Hari ke-2 (Selasa, 14 Juli): Pengenalan Program & Potensi Diri — Tes Kebugaran Fisik (Pagi Ceria), Pohon Solusi (Berbagi Harapan & Kekhawatiran), dan Simulasi Siaga Bencana.
Hari ke-3 (Rabu, 15 Juli): Etika Digital & Wawasan Kebangsaan — Asesmen Literasi & Numerasi, Pembekalan Literasi Digital, dan Edukasi Pencegahan Isu NAPZA.
Hari ke-4 (Kamis, 16 Juli): Kesehatan, Karakter & Kreativitas — Gerakan Rukun Sama Teman (GRST), Pembekalan Cara Belajar Efektif, dan Kerja Bakti Lingkungan ASRI.
Hari ke-5 (Jumat, 17 Juli): Puncak MPLS & Penutupan — Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), Demonstrasi Ekstrakurikuler/Organisasi, Outbound, dan Upacara Penutupan Resmi.
Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, Komite Sekolah, orang tua, serta bimbingan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung, MPLS Tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal yang solid dalam mewujudkan peserta didik yang berkarakter, disiplin, berprestasi, dan berbudaya positif.

-100x100.jpg)
